Kali ini saya ingin berbagi cerita pengalaman saya mengikuti seleksi CPNS kementrian Hukum dan Ham 2018.
Kemenkumham adalah kementrian favorit para pemburu NIP dengan jumlah pelamar terbanyak dari seluruh penjuru Indonesia, seriously?
tapi sebelumnya saya ingin menjelaskan terlebih dahulu Secara garis besar proses seleksi yang terdiri dari :
1. Pendaftaan online di web SCCN BKN dan upload berkas meliputi :
- KTP
- KK
- pas foto
- swafoto (selfie)
- Ijazah Asli dan Transkrip
- Surat Lamaran
- Surat pernyataan
2. Seleksi Administrasi dan Verifikasi berkas
3. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)
4. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)
Jelas ?
oke lanjut....., Recruitment CPNS merupakan salah satu "ritual" yang paling ditunggu-tunggu oleh para pemburu NIP atau oarang-orang yang ingin mengabdikan diri sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Tidak tanggung-tanggung perndaftarnya mencapai 4.4 juta pelamar dari seluruh Indonesia. dan saya adalah 1 diantara jutaan pendaftar.
Ini adalah pengalaman pertama saya mengikuti tes CPNS, yang sama sekali tidak pernah terfikir dan terencana sebelumnya. Berangkat dari informasi di grup-grup WA yang membagikan informasi lowongan CPNS hingga akun-akun sosial media lain seperti instagram yang berseliweran di browse.
Sebagai seseorang yang dibesarkan di keluarga wiraswasta/pedagang saya tidak pernah terpintas untuk menjajal seleksi semacam ini, yang ada dipikiran saya adalah bagaimana saya bisa mengikuti jejak orang tua saya. Namun setelah saya iseng bercerita tentang lowongan ini pada keluarga, akhirnya kakak dan ibu saya menyarankan (memaksa ._. ) saya untuk ikut menyemarakkan acara perekrutan CPNS yang belum tentu diselenggarakan setiap tahun ini.
Well, saya buka akun SCCN untuk membuat akun dan melakukan pendaftaran secara online, saya mengambil formasi umum di posisi Pengelola Keuangan Kementrian Hukum dan Ham. Why? karena saya nyari lowongan untuk pemkab dan pemprov tidak ada lowongan yang relevan dengan background pendidikan saya sebagai seorang lulusan D III Komputer akuntansi.
Tanggal 19 Oktober pun tiba, untuk pengumuman hasil seleksi siapa saja yang lulus registrasi yang dilakukan secara online, dan berhak mengikuti tes Seleksi kemampuan Dasar (SKD), sekitar 825 halaman file pdf saya download. itu adalah file pdf dengan jumlah halaman terbanyak yang pernah saya download.
Saya gunakan fitur "search/ CTRL + F " untuk mencari nama saya, dan tidak menemukannya. tidak ada sort kuning yang meng-highlight nama saya. ya sudah berarti saya gagal ditahap awal.
Jumat 26 Oktober 2018, 03.30 saya terbangun mendengar Ibu mengetuk pintu kamar, meminta saya untuk mengantarnya ke pasar pagi, cahaya led lampu notifikasi hp berkedip menyita perhatian saya.
ada emai yang masuk di inbox saya pukul 02.00 atas nama norelpy, hmm email apa ini. saya baca email tersebut berisi undangan untuk melaksanakan tes SKD hari itu juga di sesi 1 pukul 08.00...! What? serius ini bukan mimpi kan?
Saya langsung buka kembali file pengumuman yang pernah saya unduh, saya cari nama saya dan masih belum saya temukan nama saya, ah apa mungkin ini salah kirim? tapi kok memuat nama terang saya dalam email tersebut. HP saya letakkan di dasbor mobil dan cusss.... meluncur ke pasar mengantar ibu dengan rasa penasaran.
Tiba di pasar saya raih hp yang dalam posisi file pdf masih terbuka dan Wallaaaa.... ada nama saya di pengumuman tanggal 19 oktober yang lalu. ternyata saya kurang sabar menunggu hp melakukan proses pencarian saat saya menggunakan fitur search.
Arrrrggghhhhh....... PIE INI.... -_-, seneng sekaligus sedih campur aduk, senangnya karena saya tau ternyata lulus ke tahap SKD, susahnya saya belum mempersiapkan apapun untuk tes SKD....!
Kejadian itu langsung saya ceritakan kepada ibu dalam perjalanan pulang, sempat terfikir untuk tidak datang tapi ibu memberikan dukungan dan semangat untuk tetap hadir di tes tersebut apapun hasilnya. "sing penting ki wes usaha, mangkat disik masalah hasil keri, ojo nglokro" (yang penting itu usaha dulu, masalah hasil pikir belakangan, jangan pesimis!) tandas beliau.
Pukul 08.00 saya sudah sampai di titik lokasi tes, GOR Patriot kodam Semarang, dan MasyaAllah..... banyak sekali pesertanya, sekitar 2.000 lebih peserta di provinsi jateng berkumpul disitu (non penjaga tahanan). speechless, sampai situ kayak anak ilang, sampai situ saya dapat beberapa kenalan dan memperoleh informasi tenatang apasaja yang nantinya akan diujikan. Yaitu tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 35 soal dengan nilai passing grade 75, Tes Intelegensi Umum (TIU) 30 soal dengan passing grade 80, dan Tes Kepribadian (TKP) 35 soal dengan nilai passing grade 143. toal 100 soal dengan waktu pengerjaan 90 menit.
Serius baru tau materi-materi itu yang diujikan? YA...! duarius. saya benar-benar tau saat itu juga. dan saya akan menghadapi 8.501 pesaing untuk memperebutkan 144 kursi di formasi pengelola keuangan. hmmmmm.... saya menghela nafas panjang-panjang. kalau gagal, jadikan ini sebagai pengalaman. lain kali jangan sampai teledor seperti ini. ikut seleksi tapi tidak ada persiapan gara-gara kurang sabar dan teliti saat membaca pengumuman.
Setelah penantian panjang karena adanya gangguan teknis akhirnya antri dari pukul 08.00 saya meluai mengerjakan tes pukul 19.30, huffffttttt....... ngantuk, capek, gerah, terus apa lagi ya...., intinya saya sudah susah untuk konsentrasi tp saya tetap dengan sabar dan setia membaca butir soal demi soal hingga selesai.
Jujur saja yang paling saya takutkan adalah bagian TWK karena disini perlu kemampuan hafalan dan mengingat. sedangkan untuk TIU saya pikir materinya akan lebih ke perhitungan, jadi nggak apa lah palingngan ya seperti psikotes masuk kerja pikirku. dan TKP adalah bagian yang paling saya suka karena disini tidak ada nilai 0, dari 5 butir soal masing-masing memiliki skor 1 sampai 5, nah ini adalah tes yang menurut saya paling enak, karena disini saya cukup menggunakan kempuan emosional saya saat menyikapi atau berada dalam kondisi tertentu, jadi saya memilih yang menurut saya paling benar, terus kalau milihnya pas yg poinya paling kecil bagaimana? ya udah yang penting saya memilih yang menurut saya paling benar, kan cara menyikapi sesuatu pada tiap individu memang beda-beda hehee.
3......2......1..... tet tot.... waktu habis. saya mendapat nilai TWK 105, TIU 90, TKP 145, wew, yeah saya lulus PG, tp disitu saya tidak terlalu pikir pusing nilai saya tinggi atau rendah, bisa lulus PG saja sudah Alhamdulilah, dan juga nggak over confidence karena saya pikir diluaran sana pasti akan banyak yg meraih nilai tinggi apalagi pelamar formasi ini memiliki jumlah yang fantastis, apalah saya yang hanya meraih score 340, tp tetap bersyukur hehe.
Setelah selesai saya kembali menemui teman2 kenalan saya saat menunggu giliran tes. dan rata-rata mereka tidak lulus, dari sekitar 12-an orang teman kenalan saya cuma ada satu oang yang lulus seperti saya. Saya tambah bersyukur. ALHAMDULILAH..... Allah baik banget.
Ets.... kalian bilang saya BEJO? ya saya juga merasa demikian, ada unsur lucky disana, tapi seberuntung-beruntungnya saya, ya pasti saat pengerjaan saya tetap mikir, tidak berspekulasi sembarangan. dan yang pasti doa Ibu saya yang rindu melihat anaknya berseragam.
back to topic, setelah mengalami beberapa kali penundaan pengumuman yaitu tanggal 8, 19, dan 29 November akhirnya hasil SKD keluar dan siapa saja yang berhak mengikuti SKB, dan saya berada di peringkat 240 dari sekitar 533 peserta yang lulus passing grade (PG), dan berhak melaju ke SKB. Dengan kebutuhan 144 formasi sesuai ketentuan maksimal peserta SKB adalah 3 kali formasi yang dibutuhkan maka yang masuk SKB adalah dari peirngkat 1 sampai 432.
Tidak ingin mengulang keteledoran yang sama seperti saat SKD, saya mencoba untuk benar-benar fokus, saya mencari informasi dari berbagai sumber termasuk teman saya yang lulus CPNS tahun 2017 lalu. saya cari group dari formasi yang saya lamar di telegram, maupun whatsapp. dari situ kita bisa saling berbagi informasi seperti melakukan quick count dan referensi belajar, meskipun kami para pelamar pengelola keuangan benar-benar masih meraba soal seperti apakah yang nantinya akan keluar di tes SKB.
Jadi buat kalian yang sudah memasuki tahap menuju SKB ada baiknya kalian aktif masuk di group semacam telegram atau WA untuk bisa memantau posisi kalian dan melakukan quick count bersama dengan mengkolektifkan nilai yang diperoleh dari masing-masing anggota, dari sini kalian akan mendapat sedikit gambaran peluang untuk melaju ke SKB, jadi meskipun belum muncul pengumuman secara resmi kalian bisa siap-siap dulu untuk mencari materi dan belajar.
Selasa 4 desember 2018 dapat jadwal sesi 1 belokasi di kantor BKN Semarang, kali ini lebih deg degan, karena berangkat dari SKD by accident saya sekarang berpeluang untuk mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), oh iya SKB dibagi menjadi 2 yaitu SKB CAT dengan bobot 75% dan SKB Wawancara dengan bobot 25%, dengan total akumulasi nilai SKB dikali 60%, sedangkan 40% lagi yaitu dari SKD yang kita lakukan ditahap awal.
SKB CAT adalah salah satu tes yang paling menentukan karena memiliki persentase bobot nilai yang tinggi, tes ini memuat soal-soal tentang kompetensi bidang yang kita lamar berjumlah 100 soal dengan waktu pengerjaan 90 menit.
Disesi 1 ini saya bersama 40 peserta lainnya dari berbagai macam formasi yang mendaftar di kemenkumham tilok jawa Tengah. saya mengerjakan dengan penuh ketenangan dan kemantapan. dan di tes kali ini saya mendapat skor 325, saya tidak tau harus sedih atau bahagia, tapi saya sudah ikhlas apaun hasilnya. Setelah Keluar seluruh pengumuman hasil SKB dari masing-masing formasai. Alhamdulilah nama saya ada di baris paling atas bersama satu perserta lain yang memperoleh Score sama persis dengan saya, sebagai peraih nilai tertinggi di tilok Jateng.
Rabu 6 Desember 2018 lanjut dengan SKB wawancara yang berlokasi di kantor wilayah (kanwil) Kemenkumham Semarang, seingat saya pertanyan yang diajukan adalah :
- apa yang akan saya lakukan bila tidak diterima di seleksi CPNS ini?,
- apa kelebihan saya dan contohnya apa?
- apa pencapaian terbaik selama tiga tahun terakhir?
- Bisa bahasa Inggris?
- (pertanyaan seputar isu politik yang sedang hangat yang menguji keteguhan prinsip dan bela negara)
disini saya meraih nilai 85.072 nilai yang tidak terlalu tinggi untuk jenis seleksi wawancara karena rata-rata memang nilainya banyak yang diatas 85, tapi saya tetap bersyukur. mungkin karena saya terlalu gugup dan berambisi meraih nilai yang tinggi. Jujur saja setelah meraih nilai tertinggi di SKB CAT saya merasa senang sekaligus merasa terbebani, namun semua itu saya jadikan bahan pelajaran dan harus tetap sisyukuri sudah diberikan kesempatan sampai sejauh ini.
13 Desember 2018 adalah masa-masa penantian integrasi pengumuman CPNS siapa yang berhak melaju ketahap pemberkasan. setelah diundur dari jadwal yang seharusnya yaitu tanggal 12 Desember akhirnya sekitar hampir pukul 00.00 keluarlah pengumuman dan persyaratan pemberkasan, saya berada di rangking 34 meleset 1 peringkat dari hasil quick count bersama teman-teman grup Telegram yaitu peringkat 35 dari 144 orang yang diterima. Yeah.... alhamdulilah, berita bahagia ini pun segera saya sampaikan kepada ibu yang sedang terlelap tidur, saya langsung memeluk dan mencium kaki ibu sambil mengatakan bahwa saya berhasil lolos seleksi CPNS, ibu pun langsung terbangun dan menangis haru. Beliau kemudian mengajak saya untuk mengambil wudhu dan Tahajjud bersama, YaAllah betapa indahnya melihat ibu menangis haru, dan tersenyum bangga, inilah nikmat yang sesungguhnya, bukan sekedar prestise, atau harta, tapi lebih dari itu terselip doa dan harapan dibalik sujud dan ruku' beliau. Terimakasih telah mengijinkan hamba mengukirkan senyuman haru dan bangga di wajah beliau, disisa umurnya yang selama ini bersusah payah mendidik dan memperjuangkan hamba.
Berikut ini adalah bentuk persyaratan pemberkasan Kemenkumham :
Berikut ini adalah bentuk persyaratan pemberkasan Kemenkumham :
![]() |
| syarat pemberkasan Kemenkumham lampiran I |
![]() |
| syarat pemberkasan Kemenkumham lampiran 2 |
Prosen pemberksan berlangsung selam 4 hari yaitu dari tanggal 14 Desember sampai 17 Desember 2018. dan kalian tau itu hari apa? hari Jumat sampai Senin. mepet banget....? ya begitulah, kita dituntut untuk bergerak cepat karena hari selasa berkas harus sudah terbang ke Jakarta untuk diperiksa oleh BKN.
Tips buat kalian yang sudah menjalani seluruh rangkaian tes mulailah mengumpulkan berkas-berkas yang dibutuhkan, sumber referensinya darimana? dari pengumuman pemberkasan yang dilakukan tahun-tahun sebelumnya, seperti yang saya lakukan, saat menunggu masa-masa pengumuman pemberkasan, saya mengumpulkan berkas yang dibutuhkan dengan acuan lampiran tahun 2017, jadi saat pemberkasan dokumen yang dibutuhkan sudah siap meskipun belum 100% tapi tinggal melengkapi jadi dalam jangka waktu 4 hari semua keperluan pemberkasan sudah ready.
Oke mungki segitu saja sharing saya tentang proses seleksi CPNS Kemenkumham 2018 yang berhasil saya lalui. InshaAllah nanti saya akan sharing lagi cerita setelah ini. bagaimana kehidupan saya dan teman-teman setelah menjadi CPNS dan kegiatan apa saja yang kami lakukan.
mau?
Berikut ini saya lampirkan dokumentasi proses seleksi SKD, SKB, dan Pemberkasan.
Tips buat kalian yang sudah menjalani seluruh rangkaian tes mulailah mengumpulkan berkas-berkas yang dibutuhkan, sumber referensinya darimana? dari pengumuman pemberkasan yang dilakukan tahun-tahun sebelumnya, seperti yang saya lakukan, saat menunggu masa-masa pengumuman pemberkasan, saya mengumpulkan berkas yang dibutuhkan dengan acuan lampiran tahun 2017, jadi saat pemberkasan dokumen yang dibutuhkan sudah siap meskipun belum 100% tapi tinggal melengkapi jadi dalam jangka waktu 4 hari semua keperluan pemberkasan sudah ready.
Oke mungki segitu saja sharing saya tentang proses seleksi CPNS Kemenkumham 2018 yang berhasil saya lalui. InshaAllah nanti saya akan sharing lagi cerita setelah ini. bagaimana kehidupan saya dan teman-teman setelah menjadi CPNS dan kegiatan apa saja yang kami lakukan.
mau?
Berikut ini saya lampirkan dokumentasi proses seleksi SKD, SKB, dan Pemberkasan.
![]() |
| Proses verifikasi pemberkasan kanwil Jateng |
![]() |
| Perjuangan mengantar berkas oleh peserta di bandara A. Yani Semarang |
![]() |
| SKB wawancara di kanwil Jateng |
![]() |
| SKB CAT di gedung BKN Jateng |
![]() |
| Seleksi SKD di gedung Patriot kodam Semarang |
![]() |
| (Belajar kelompok) Pengerjaan dan proses melengkapi berkas |









Good experience bro. God bless you.
BalasHapusamin.... terimakasih.
BalasHapusTerimakasih sharingnya... Menjadi inspirasi dan semangat 💪💪
BalasHapusSama2 kak. Smg bermanfaat sukses ya untuk seleksinya
Hapusmenginspirasi sekali bapaknyaa 🙏
BalasHapusTabarakallah..... 🙏🙂
HapusHow its so wondefull, thank you for sharing, mas.
BalasHapusSama2 terimakasih sudah mampir di blog saya smg bermanfaat.
Hapusmau tanya dong, SKB nya seputaran apa saja?
BalasHapus